Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Gerak Cepat, Bupati Rokan Hilir Perintahkan Kadis PUPR Intensifkan Normalisasi Drainase   ●   
  • Wabup Jhony Charles Apresiasi Peran PNM, Hampir 48 Ribu Nasabah di Rohil Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan   ●   
  • Pascakebakaran di Bagan Barat, Pemkab Rohil Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak   ●   
  • Sekolah di Rohil Terima Program Revitalisasi, Disdikbud Tegaskan Fungsi Pengawasan   ●   
  • Percepat Digitalisasi Birokrasi, Bupati Rohil Tinjau Perekaman TTE PPPK Paruh Waktu   ●   
Hotspot Sumatera Kembali Meningkat Capai 414 Titik, Riau Terdeteksi 15 Titik Panas
Senin 02 November 2026, 11:57 WIB
👁4470
Hotspot Sumatera Kembali Meningkat Capai 414 Titik, Riau Terdeteksi 15 Titik Panas

 

Pekanbaru, berazamcom  – Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau mengalami peningkatan. Berdasarkan pembaruan data BMKG hingga Senin (2/11/2026) pukul 23.59 WIB, tercatat sebanyak 15 titik panas tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Riau.

Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Deby, mengatakan Kota Dumai menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni enam titik.

Selanjutnya, Kabupaten Indragiri Hulu tercatat memiliki tiga titik panas, Bengkalis dua titik, sedangkan Pelalawan, Rokan Hilir, Kampar, dan Kuantan Singingi masing-masing satu titik.

Dengan demikian, seluruh hotspot di Riau tersebar di tujuh kabupaten dan kota. Kondisi ini perlu menjadi perhatian, terutama dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sementara itu, berdasarkan pemantauan BMKG, jumlah titik panas di wilayah Sumatera secara keseluruhan mencapai 414 titik.

Sebaran terbanyak berada di Bangka Belitung dengan 143 titik, disusul Sumatera Selatan sebanyak 141 titik dan Jambi 91 titik.

Kemudian Lampung tercatat 13 titik, Sumatera Barat lima titik, serta Bengkulu dan Sumatera Utara masing-masing tiga titik.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan kondisi cuaca dan lingkungan, khususnya warga yang berada di sekitar lokasi terdeteksinya titik panas.

Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu. ***

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top