Senin, 29 April 2024

Breaking News

  • BPBD Pekanbaru: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Hingga Akhir Bulan Ini   ●   
  • Optimalkan PPDB 2024, Disdik Pekanbaru Gandeng Tiga OPD   ●   
  • Malam Ini, Indonesia vs Uzbekistan: Ayo Garuda Terbanglah Lebih Tinggi!   ●   
  • Pembukaan Gebyar Gernas BBI/BBWI dan Lancang Kuning Carnival Bakal Dihadiri Sejumlah Menteri   ●   
  • Pekanbaru Raih Juara Umum di MTQ XLII Provinsi Riau   ●   
Bulan Mei, Trump Resmikan Kedubes AS di Yerusalem
Sabtu 24 Februari 2018, 09:04 WIB
Presiden AS Donald Trump.
WASHINGTON DC, berazamcom -- Amerika Serikat mempercepat rencana relokasi kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Semula, pada Januari, Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan kedutaan besarnya baru akan dibuka pada 2019. Kabar terbaru dari Kementerian Luar Negeri AS menyebutkan targetnya kini menjadi Mei 2018.

Peresmian kedutaan besar (Kedubes) AS di Yerusalem akan dilakukan bertepatan dengan ulang tahun ke-70 deklarasi kemerdekaan Israel. Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan menyebutkan langkah tersebut adalah sebuah langkah yang bersejarah.

Keputusan AS untuk memindahkan Kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerusalem telah memicu banyak demonstrasi solidaritas di seluruh dunia. Bagi orang Palestina, 15 Mei merupakan Hari Nakba atau malapetaka. Tanggal tersebut menandai awal penggusuran paksa secara besar-besaran terhadap warga Palestina demi memuluskan Israel mendirikan negara.

Sehari sebelumnya, 14 Mei 1948, Israel mengumumkan kemerdekaannya. Antara tahun 1947 dan 1949, setidaknya 750.000 warga palestina dari jumlah total populasi 1,9 juta diusir agar meninggalkan rumah mereka di Palestina.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden AS Donald Trump atas pengumuman tersebut. "Tidak ada hadiah yang lebih indah daripada pengumuman itu. Langkah yang paling tepat dan benar. Terima kasih, kawan," ujarnya dalam sebuah cuitan dilansir dari Aljazirah, Sabtu.

Lokasi pasti kantor kedutaan AS di Yerusalem masih belum jelas. Salah seorang koresponden Aljazirah, Rosiland Jordan, menyatakan Duta Besar David Friedman dan beberapa staf hingga saat ini masih bertugas di gedung umum konsulat di lingkungan Arnona di Yerusalem. "Staf tambahan akan dipindahkan dari Tel Aviv secara bertahap, namun hingga saat ini masih ada masalah untuk menemukan lokasi yang dapat membangun kedutaan secara permanen," jelasnya.

Mustafa Barghouti, mantan Menteri Informasi Palestina mengatakan keputusan pemindahan kedutaan besar ini menambah penghinaan terhadap luka yang sudah ada. "Ketika AS ingin memindahkan kedutaan persis di hari ulang tahun yang merupakan hari terburuk bagi orang Palestina yang berarti pembersihan etnis rakyat Palestina dan penciptaan sistem diskriminasi rasial dan apatheid maka ini adalah provokasi yang sangat serius bagi pihak Palestina," ujarnya.

Bentrokan terjadi di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki Israel pada Jumat (23/2) lalu sebagai bentuk demo melawan keputusan tersebut. Sedikitnya 20 warga tewas dalam demonstrasi itu yang terjadi sejak 6 Desember lalu.(rol)



Untuk saran dan pemberian informasi kepada berazam.com, silakan kontak ke email: redaksi.berazam@gmail.com


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


About Us

Berazamcom, merupakan media cyber berkantor pusat di Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Indonesia. Didirikan oleh kaum muda intelek yang memiliki gagasan, pemikiran dan integritas untuk demokrasi, dan pembangunan kualitas sumberdaya manusia. Kata berazam dikonotasikan dengan berniat, berkehendak, berkomitmen dan istiqomah dalam bersikap, berperilaku dan berperbuatan. Satu kata antara hati dengan mulut. Antara mulut dengan perilaku. Selengkapnya



Alamat Perusahaan

Alamat Redaksi

Perkantoran Grand Sudirman
Blok B-10 Pekanbaru Riau, Indonesia
  redaksi.berazam@gmail.com
  0761-3230
  www.berazam.com
Copyright © 2021 berazam.com - All Rights Reserved
Scroll to top