Senin, 06 April 2020 Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan - Indeks Berita
 
Refleksi Akhir Tahun, Formasi: Program Anti Korupsi di Riau Belum Optimal!

Selasa, 31-12-2019 - 21:58:19 WIB

 
Ket Foto : Pakar hukum pidana Dr. M. Nurul Huda SH.MH juga Dosen hukum pidana dan Direktur Lembaga Anti Korupsi Forum Masyarakat Bersih (FORMASI) Riau,

TERKAIT:
 
  • Refleksi Akhir Tahun, Formasi: Program Anti Korupsi di Riau Belum Optimal!
  •  

    Pekanbaru, Berazam : Pakar hukum pidana Dr. M. Nurul Huda SH.MH juga Dosen hukum pidana dan Direktur Lembaga Anti Korupsi Forum Masyarakat Bersih (FORMASI) Riau, menggatakan di akhir penghujung Tahun 2019 program anti korupsi di Riau belum optimal.

    Dr. M. Nurul Huda. menuturkan bahwa, agar kasus-kasus yang masih belum selesai di Kajari, Kejati, di Polres dan Polda Riau agar diberi kepastian hukum kepada rakyat dan terduga pelaku.

    Sebagai pakar Hukum Pidana yang bergelar Doktor Hukum, Dr. Nurul menambahkan, terkait proyek-proyek yang bernilai milliar rupiah yang sudah dilaporkan rakyat agar ditindaklanjuti dan diberi kepastian hukum serta informasi perkembangan penanganannya setiap saat.

    Selain itu, kata Dr. Nurul Huda menggatakan, agar pengawasan Inspektorat yang belum optimal dalam pencegahan korupsi, agar lebih dimaksimalkan lagi. Seperti pejabat publik seperti Bupati misalnya, bisa berjanji bahwa, jika saya korupsi bersedia untuk dihukum mati.

    Selama ini, Formasi Riau melihat masih banyak kesadaran anti korupsi pejabat di Riau yang jauh dari harapan. Ini tentunya tidak baik bagi agenda anti-korupsi dan pendidikan bagi masyarakat.

    Formasi Riau juga melihat Pemda se-Riau belum maksimal menjalankan keterbukaan informasi publik sebagaimana yang diamanatkan UU KIP dan Perpres Stranas Nomor 54 tahun 2018.

    Maka, Formasi Riau meminta Pemda se-Riau agar benar-benar menjalankan komitmen anti korupsinya terlebih sudah ada MoU dengan KPK terkait program anti korupsi.

    Jalankanlah itu dengan serius, ujar Dr. Nurul Huda.

    Kami dari Formasi Riau berharap Pemda se-Riau jangan sampai membuat malu Bapak Presiden Jokowi dalam program pencegahan korupsi sebagaimana yang telah tertuang dalam Perpres 54 tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.

    Besar harapan kami meminta Bapak Presiden Jokowi untuk menegur Pemda se-Riau agar benar-benar menjalankan Perpres 54 tahun 2018 tersebut.

    Ini soal kewibawaan Bapak Presiden Jokowi sebagai Kepala Pemerintahan dan sebagai panglima pencegahan dan pemberantasan korupsi, ucap Nurul Huda.

    Semoga tahun 2020, kesadaran seluruh masyarakat dan pejabat publik terkait program anti korupsi di Riau lebih maksimal lagi. Serta kami berharap penegak hukum di Riau agar lebih mengutamakan penuntasan dugaan kasus-kasus korupsi yang besar dari pada dugaan kasus korupsi "recehan".

    bzam2



     
    Berita Lainnya :
  • Refleksi Akhir Tahun, Formasi: Program Anti Korupsi di Riau Belum Optimal!
  •  

    Komentar Anda :

     
     
    MENCARI PEMIMPIN 2020 PILKADA KUANSING


    (257 Vote)


    (1856 Vote)


    (326 Vote)


    (1458 Vote)


    (159 Vote)
    View